Tampilkan postingan dengan label kegiatan sekolah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kegiatan sekolah. Tampilkan semua postingan
Minggu, 16 Juni 2013 1 komentar

Brxspd X-2 (the absurd class)


After
Barax’spuda. Hmmmm… *menulisnya saja butuh mental yang cukup mumpuni*. Berbeda 180° dengan kelas IX-F dulu, kalo IX-F diluar absurd didalem adem tapi X-2 ? ingkarannya,  yaitu diluar adem didalem absurd. Ilustrasinya seperti ini… sebuah rumah yang dari luar look like indah, megah, asri tapi didalamnya absurd, berantakan, horror, bahkan kumuh seperti rumah yang sudah dihancurkan sekuat tenaga. Tapi inilah barax’spuda, barudax’s ax’stif sepuluh dua. Ceritanya agak garing-garing gitu deh, karena emang sengaja digoreng garing biar crispy. Oke kita mulai ceritanya, langsung aja ke KTP -_-.....
Before

Sebuah nama kelas yang aneh. Tapi ini kelas kami, kelas X-2. Bertempat di SMAN Situraja. Berwalikelaskan Bapak Cece Enjang, dengan 37 siswa-siswi yang absurd semua *HAHAHA. Why are we absurd? Karena untuk hidup dikelas ini dibutuhkan modal ke-absurd-an yang cukup besar, mulai dari absen A s/d Z.
    Pada awal berdirinya kelas ini tidaklah se-absurd ini, semuanya normal. Suasana normal, Kelas normal, dan Orang-orang normal.
Normal person
Namun entah mulai kapan ke-absurd-an ini dimulai. Tidak pernah disangka bahwa pertemuan kami dikelas Syarif Hidayatullah menorehkan berbagai kisah unique yang tidak akan terjadi di kelas manapun. Mulai dari masalah 'kemasukan hantu' (kosakata by : Chaca), perselisihan antar blok, perselisihan personal (cc : Anis Ghina - Dadan Supriadi) sampai perselisihan antar fans JKT48 dengan Cowboi Junior. Yang paling populer dan selalu hits sih ya perselisihan antar blok. Entahlah penyebabnya memang tidak jelas, mungkin saling gak cocok aja kali perlu ganti merk. Tapi seru sih, karena kami anak-anak brxspd selalu melestarikan budaya SINDIRAN :| sampai-sampai sindiran itu bergeser fungsi jadi frontal (misal : inisial Meywanda harti). Sayangnya memang sudah tradisi alam yang tidak dapat kita cegah, yaitu dalam sebuah pertemuan selalu ada perpisahan dan besok adalah waktunya untuk kita harus terpisah (baca : bukan caxra khan).Memang berat sekali rasanya, apalagi untuk konsisten selalu menjalin
Cewek alay nangis aer
hubungan baik sesama mantan brxspd. Ya mau bagaimana lagi? tradision is tradision, perpisahan harus terjadi, yang terpenting... Barax'spuda terkenang selalu dihati kami. Karena tanpa momen-momen di brxspd kita tidak akan sedewasa ini, cerita tentang susah senang kita di brxspd harus tetap kita jaga untuk tetap dikenang seumur hidup. Reuni? nanti ya 3-5 tahun kedepan aja, atau pas kita udah jadi ibu-bapak muda biar seru. Kalo reuninya 3-6 bulan kedepan mah gak ada seru-serunya. Yang penting kita harus saling mengenang. :)
see you next time viewer, and see you next
moment in success brxspda and always karmilicious. :')
Sweet Moment

Rabu, 27 Februari 2013 0 komentar

Bebackpakeran (Bebekpekeran) *the enok dan mahmud story

     Tolong abaikan dan biarkan saja saya menjuduli posting kali ini seperti diatas. Mohon dimaklum!! Ini sebuah cerpen yang berbau carpon dan sedikit bersifat short story. Mari kita langsung saja menyelami cerita gak seru ini. Check it out..
     Terlibat dalam pembuatan sebuah film pendek membuat kelima jenis species ini pergi bebekpekeran kalo kata basa sunda mah. Pergi menggunakan angkutan umum dengan salahsatu species hanya berbekal uang 30.000 rupiah. Pergi kemana? ke tempat pengeditan gambar (video). Dua kali naik angkutan umum dan sampailah pada tempat tujuan sekitar 1 jam setengah kemudian. Tempatnya agak menjorok kedalam gang. Langsung lah blah..blah..blah..blah.. ngobrol. Tapi tunggu dulu!! kelima species tersebut tidak membawa alat penyimpanan digital bentuk apapun. Lalu? ya, salah dua (2 species) orang pulang untuk mengambil flashdisk. Dan itu flashdisk orang. Sesampainya 2 species tersebut balik ke tempat edit, dan ternyata mereka berlima datang dengan sia-sia. Data tidak diterima karena orderan disana penuh, besok mereka harus kembali kesana.
     Pulang dengan sia-sia? OOOuu... Tiiddaaaakk... Mereka melanjutkan perjalanan ke kios Baso kaki lima. Biayanya Rp.8000, dan salah satu species hanya bayar Rp.5000 -__-". Saatnya pulang? Belum..belum... Species-species tersebut mampir dulu kesebuah pusat perbelanjaan didekat sana. Beli apa? 1 species beli buku, 2 species beli ice cream, dan 2 species hanya main-main dan -__-". Inti dari cerita ini adalah....
     Dibox karaoke, box karaoke yang hampir reyot. Memang dari dulu belum dibenerin-benerin. Reyot disini artinya adalah banyak coretan di dinding, buku song list hanya ada satu yaitu diluar box, dan mix nya.. (maaf) MIX NYA BAUU BANGET. Sampai-sampai kami harus menutupi kepala mix tersebut dengan kain jika akan menyanyi, satu lagi yaitu lagu-lagu nya belum upgrade, paling anyar tahun 2011-an.
    Mulai dari lagu lawas, dangdut sampai 'ceribel' mereka nyanyikan. Suara-suara nya sangat 'AMAJING' sekali. Sekitar 1 setengah jam disana dan waktu menunjukan pukul 05:50 PM. Lalu apa? beberapa langsung panik. Apa yang akan dikatakan orang tua nanti? Tapi masih saja sempat-sempatnya berfoto ria... Ini dia kenampakannya...
Begaya doang, gak beli..
Chaplin sedang maling boneka Beruang
Sok foto deket dunkin donut
Sayonara..

Sabtu, 03 Maret 2012 0 komentar

A Provocateur in the School (BRB)

Harmony Bargapata Risaef Barajhesta (BRB)
     Suatu sekolah yang mempunyai 25 kelas didalamnya, 8 ruang kelas tujuh, 9 ruang kelas delapan, dan 8 ruang kelas sembilan. Tapi ini bukanlah cerita mengenai sekolah, ruang kelas, kelas tujuh, ataupun kelas delapan. Cerita ini adalah sebuah story tentang end of school records.
     Cerita ini bukan sebuah cerita tentang sebuah kesempurnaan hidup seseorang bagaikan cerita di negeri dongeng ataupun seperti sinetron yang sedikit atau mungkin banyak lebay, tapi mungkin sedikit bersifat action. Cerita ini lebih boring dari kartun Dora the explorer tapi tak kalah bermakna dari film yang beredar dijagat ini bagi kelas paling sepesial yakni "IX-F"
     Rasanya kelas delapan berlalu begitu saja bagai angin yang bertiup kencang namun begitu bermakna bagaikan datang kepulau impian dan meninggalkannya. Kami temukan kerajaan baru. Pemerintahan baru, masyarakat baru yang begitu asing. Kami coba beradaptasi dengan keadaan baru ini. Karna kami tahu bahwa kami akan hidup dikerajaan ini untuk setidaknya satu tahun, itupun kalo lulus ujian !!!! amit-amit.
IX-F Special Classes
     Diawali dengan obrolan-obrolan yang membawa pada kedekatan batin, kami saling berbagi cerita. Kala itu adalah saat-saat paling sempurna yang pernah dialami sembilan F sejauh ini, keakraban beredar bebas tanpa zat penghambat, semuanya terlihat begitu aman, nyaman, dan serasi.
     Entah apa yang salah pada diri dan kerajaan kami. Cobaan terus membanjiri kami setiap hari. Seolah-olah kerajaan tak punya teman. Bahkan Raja pun tak perdulikan kami. Ia lebih perdulikan kerajaan lain dan ia lontarkan kata-kata yang menyatakan bahwa ia tidak ingin ada keberadaan kerajaan kami. Ditambah oleh perbuatan-perbuatan buruk oleh kami yang kami rasa kerajaan lain pun melakukan keburukan tersebut. Keluar saat jam pelajaran, memotong pembicaraan guru, atau lainnya itu sudah lazim dilakukan kerajaan-kerajaan lain dan bukan hanya kerajaan kami.
     Perang dengan kerajaan tetanggapun sudah menjadi tradisi. Dan kami akui bahwa itu seru pisan. Pengalaman-pengalaman yang tak umum dilakukan orang lain kita lakukan karna kami adalah ISTIMEWA.
     Akhir-akhir ini merupakan puncak dari segalanya. Kerajaan kami menjadi HOT NEWS. Tragedi tamparan berantai tak kalah populernya dibandingkan tragedi tugu tani. Bahkan kerajaan kami mendapat anugerah kerajaan terkotor.
Saat acara Gerak jalan dan Bazar makanan
     Namun walaupun begitu kami tetap mencintai dan bangga pada kerajaan kami, sembilan F. Kerajaan indah dengan kelebihan dan kekurangannya. Kami terima sayatan-sayatan tajam dari mulut orang yang berkata bahwa kerajaan kami adalah kerajaan terburuk dan yang masih teringat jelas adalah " Kelasnya memang begitu dekat, tapi kualitasnya jauh berbeda bagaikan bumi dan langit" oleh salahsatu warga kerajaan tetangga.
     Walaupun kerajaan kami bukan kerajaan seperti kebanyakan ini, namun justru karna kami merupakan minoritas membuat kami merasa bahwa kami adalah kami dan tak pernah menjadi orang lain, kami bukan sekelompok MUNAFIK. Mungkin ini saatnya untuk kami menyimpulkan mengenai sembilan F. Karna kami tak diberi banyak waktu untuk menunda-nunda, hari esok harus kami persiapkan untuk menghadapi sebuah ujian dan... perpisahan. Mungkin semua orang tahu bahwa pertemuan adalah pintu gerbang sebuah perpisahan namun kami semua tahu bahwa pertemuan saat itu pertemuan yang begitu indah dan perpisahan ini merupakan sebuah kesedihan.
 
Jumat, 10 Februari 2012 0 komentar

Tugas Seni Rupa

     Malem ini tanggal 10 Febuari 2012 jam 07.00-10.45 PM guw disibukan ama yang namanya tugas seni rupa. Kalo tugasnya ngelukis pake pastel atau cuma nyeketsa aja gua bisa, tapi kalo udah maen kerajinan2, udah lah gua ngdrop.

     Kali ini tugas seni rupa gua adalah bikin lukisab dari cat bebas tapi mesti pake teknik benang yang ditempel terus ditarik. Gua juga nggak tau apa itu nama tekniknya.

     Kebiasaan gua atau mungkin kita semua kalo udah dihadepin sama yang namanya tugas kebanyakan lupa waktu kan? Waku satu jam aja cuma kayak 15 menitan.

     Kalo lukis-lukisan apalagi pake cat, wiih!! Pasti ruangan gua berrrraantakan banget. Kan repot coba ngeberesinnya, mana kalo malem nggak ada pembokat. Dan yang paling ngerepotin itu bolak-balik ngambil air buat nyampurin ke cat, ngebilas kuas, dan juga ngepel ( oohh noo..).

     Itu repotnya kalo ngelukis pake cat bagi yang belum biasa. Dan mungkin terjadi pula pada lo juga. Nggak kayak di film-film, yang ngelukis itu bersih, tangannya lembut, duduk santai. Tapi gua??? Berantakan, tangan kotor2, cape bolak-balik, belom tentu bagus lagi... Hahaha... Lho!! Gua kok jadi ngeluh2 gini yah?? Karna udah cape kali yah abis ngelukis?? Nggak apa2 lah..

See you next time

Salam semangat from Zar Rumentang


Published with Blogger-droid v2.0.4
Rabu, 18 Januari 2012 0 komentar

Album PMR Madya SMP Negeri 1 Situraja 2011-2012

Rabu, 05 Oktober 2011 0 komentar

Satu Tahun Mengukir Kenangan in Na'gaPhanBe

     Satu tahun bukan waktu yang lama dibandingkan seumur hidup, tapi cukup untuk mengukir kisah-kisah sedih dan senang yang dilalui bersama. Na'gaPhanBe (anak gaul delapan B), kelas yang nambahin kenangan dalam album gue. Sedih dan senang dilalui bersama, walau banyak konflik antara sesama.
     Masuk kelas dengan suasana berbeda, itu yang gue rasain waktu pertama masuk. Wajah-wajah baru terlihat sangat dominan. Wali kelas datang pun gue udah punya rasa cinta ama kelas baru gue ini.
     Pemilihan ketua kelas pun terasa sangat demokratis, tapi ternyata gue sendiri yang dapet suara terbanyak. Tapi nggak apa-apa deh!!! :).
     Tapi cerita seru ini baru dimulai beberapa bulan kemudian, saat wali kelas gue bu Siti marah besar. Penyebabnya memang lumayan! Sampai beliau nendang pintu.
     Dari situ mulailah sebuah cerita yang terukir indah mengeksploitasi perasaan gue. Dari mulai video asusila, keluar pas jam pelajaran, upacara bendera yang menyedihkan, dll.
    Emang gue nggak bisa cerita semuanya. Karna bisa buka aib seseorang, termasuk gue. Biarlah cerita ini menjadi kisah Na'gaPhanBe untuk Na'gaPhanBe. Karna cerita-cerita ini tidak bisa diapresiasi oleh logika seseorang, tapi dinilai oleh hati para Na'gaPhanBe.
Na'gaPhanBe, we love you forever
Salam semangat from Zar Rumentang

especially for Agung saepudin, Aldy rizki N, Andri, Annisa PS, Ayu, Deden S, Deris A, Dinal TI, Enda, Evi K, Fajar Rumentang (gw), Febbi F, Friska N, Hafid A, Hani H, Iis Y, Kholisoh S, Kusnadi, Mega M, Meli K, Moh. Isal, M. Friman, Nisa N, Puad S, Rizal N, Ropika A, Santi G, Sariningsih, Septinia Z, Siti N, Sundari SP, Tedi G, Titi R, Wanda S, Yaya S. (kalo ada yg gak kesebut comment aja dibawah :))
     
Selasa, 04 Oktober 2011 0 komentar

Kegiatan "Ngisi Mading SPENSASI"

 
    Minggu kemarin ini yang gue ama temen2 gue lakuin sepanjang hari minggu tanggal 2 oktober 2011, ngisi ama ng'dekor mading. Perencanaan mading ini udah ada 5 hari sebelum dibuat. Tema yang gua angkat kali ini adalah "Go Green SPENSASI".
     Ceritanya gua ama tiga temen cewe ama satu ekor cowo ngisi mading hari minggu itu pukul 08.00 WIB, emag sih redaksi madingnya ada banyak, tapi gak tau tuh pada kemana??. Makin lama makin dikit aja temen gua. Pertama yang cewe satu ekor ada bimbel, terus yang kedua ada acara ngaliwet bareng temen2nya, ehh.... sisa cewe satu malah kabur ngikut temen2nya.
     Yah, terpaksa gue berdua ama si Andre. Peduli amat deh hasilnya mau kayak gimana, mau gimana pun ini hasil kerjaan cowo, jadi kalo kurang rapi jangan salahin gue. Waktu menunjukan pukul 12.00 WIB, gue mulai deh ngerjain tek2bengek isi madingnya. Sebagian udah digunting-gunting ama tiga cewe tadi, tinggal sebagian lagi masih banyak. "Gunting..gunting..gunting...lem..lem..lemm..." .Gue terus cari inspirasi spontan buat memperindah mading skolah gue. Gue ama si Andre sibuk2 aja sambil ngisi week and dikelas 7D buat bikin ginian.  
    Nah, sekarang bagian nempel2linnya ke tembok mading. Gua nggak tau tu mading udah berumur berapa abad yah?? :D. Tapi yang jelas susah banget buat ditempelin. Udah lepek banget alasnya, tau tuh mau kapan digantinya. Akhirnya si Andre punya inisiatif buat ngebengkokin paku2 payungnya. Dibengkok-bengkokin lah si paku payung berwarna silver itu, tiba2 "cetreekk.." paku payung nya ada yang patah. Lho, pas gue liat si Andre ng'lem kepala paku payung itu terus dibuat tindik bo'ong2an. Hahaha... bisa...bisa.... Gua juga ngikutin langkah si Andre itu, terus gua pasang deh di atas alis mata. Lumayan kan buat lucu2an, dari pada pake yang asli, mending berhayal aja pake yang bo'ong2an.
    Udah gitu jam setengah 2 sore, jadi gue cepet2 beres-beres tuh kelas. Takutnya nanti nyalahin gua kalo kelasnya kotor, yah...gue ng'dadak rajin dulu deh!!.  (sorry anak2 7D, kemaren dipake kelasnya :D)
    Huuhhh...!!! selesai deh kerjaan gue hari minggu ini. Berhubung gue suka motret, gue hunting dulu deh di skolah. Mumpung bebas bawa barang elektronik, soalnya kalo hari-hari biasa gua nggak boleh bawa ginian (kamera).
    Terus maju sastra indonesia, SPENSASI selalu berusaha yang terbaik. Moga-moga mading SPENSASI bisa sukses dan nerbitin majalah SPENSASI.
Salam semangat from Zar Rumentang :)
 
;